Merindukanmu …

Tetiba sore ini  bulir bulir airmata menggenang lagi. Ingatanku pada malam itu, ya malam itu, kami harus memapahmu beberapa langkah menuju kamar, menyaksikan tubuh  lemahmu. Aku terus menguatkan diri, memperbanyak doa walaupun jiwa luluh habis karena sedih. Menyakitkan mengingat betapa berat beban kesakitan yang kau tanggung, remuk hati mengenang semua nya.
Tetiba sore ini aku teringat fragmen yang mungkin tidak pernah bisa hilang, sebuah fragmen gelap tentang kesakitan, kesedihan yang akan selalu hadir ketika kesendirian menyergap.
Kehilangan dirimu menjadi episode terberat dalam hidup, ketika aku harus menyeret hari hari tanpamu, melewati waktu tanpa bayangmu, menepis masalah seorang diri bahkan keputusan hidup harus ku ambil tanpa andil mu.
Sore ini… ada jenak kerinduan yang ku peluk diam diam.
Ibu aku merindukanmu
Senin, 16 maret 2015, 17.27

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s