Mencari Muhammad

Mencari Muhammad, salah satu topik siang tadi ketika masuk ke pembahasan  mengenai khadijah, tentang bagaimana keshalihan, kesetiaan sampai kepergiannya yang membuat seorang rasul pilihan Allah itu jatuh dalam kesedihan mendalam. Maka aku mengutip dari tulisan dr akram ridha tentang pencarian sosok Muhammad oleh khadijah, bahwa beliau memang mempersiapkan diri untuk menjadi pendamping nabi terakhir yang di utus oleh Allah. Pembahasan tidak berhenti sampai itu tapi melebar sampai tahap mencari Muhammad bagi diri sendiri, ya Rabb lucu juga rasanya mendengar kata “mencari” seperti sedang pergi ke suatu tempat dan memilih barang yang paling diinginkan, aku lebih sepakat kata mencari itu di tujukan untuk diri sendiri…
bahwa aku sedang mencari Muhammad dalam  jiwaku sendiri …
bahwa dia hadir dari proses panjang perbaikan ruhiyahku…
Bagiku tidak penting kalimat orang lain yang sering berkata”jangan terlalu banyak kriteria, jangan terlalu memilih”, Ingat usia ( he he) dan lain lain karena menurutku setiap orang punya konsep hidupnya masing masing.
Maka azzam untuk mendampingi sosok Muhammad bukanlah perkara mudah, itu membutuhkan jiwa yang luar biasa.
* berharap laki laki itu tegas berkata “istana anti itu adalah rumah”
* laki laki itu memegang kuat ayat “ar rijaalu qowwamuna a’lannisaa
* laki laki itu memiliki cita cita besar peradaban
   Sahilna Ya Rabb
Sabtu, 3 October 2015
22.15 malam

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s